Sunday, August 5, 2012
Aku Lelah Bercerita
Disaat semua cerita yang tertulis.
Hanya sekedar terbaca oleh wajar dunia.
Sesekali melirik, lalu membuang muka.
Tanpa meninggalkan sebutir embun yg bersuara.
Bersama bangun pagi yg masih buta.
Ku persembahkan kata-kata sederhana.
Tetap tak bergeming makna itu oleh mereka.
Lenyap tak tersisa terhapus emosi jiwa.
Dan pikiran sempit mendahuluinya.
Namun tak sepenuh nafas itu terbawa.
Masih ada beberapa diantaranya.
Yang sadar akan kenyataan sesungguhnya.
Dan merenung melihat arah cerita.
Mengubah segalanya menjadi terbuka.
Meski sebagian mereka mulai menganggapku rendah.
Tapi satu jiwa saja cukup membuat tubuh ini tegak.
Dan tetap berpegan erat pada keyakinan.
Bahwa semua yang terlintas memang kenyataan.
Sejati bukanlah selalu ada dan banyak bicara.
Tetapi diam menerima kurang lebih apa yang disukai.
Menerima pujian dan hinaan dengan hati.
Bukan membalas mereka dengan kata-kata keji.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
keren ji (y)
ReplyDeletemakasih ye ris udah mampir..
ReplyDelete