Senja meneteskan air dari peraduannya.
Rintiknya telah menjatuhkan kenangan.
Yang mengalir menggenangi aliran darah.
Hingga berlinangan pilu didalam hati..
Hujan, kau telah banyak mengisahkan diriku padanya.
Hingga ku tak bisa lagi menahan lajunya.
Rindu seorang penanti tanpa adanya penantian..
No comments:
Post a Comment